Ciamis, 24 November 2025 – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ciamis bergerak cepat menyikapi ambruknya Jembatan Cikaleho yang menjadi akses vital penghubung Cirebon dan Ciamis pada 08 November 2025. Kerusakan parah akibat abrasi sungai membuat jalur utama ditutup total demi keamanan dan memulai perbaikan.
Dishub merinci tiga langkah kunci yang telah dan sedang diimplementasikan:
1. 🔍 Survei Intensif Jalan Alternatif
Dinas Perhubungan berkoordinasi dengan Kasatlantas Polres Ciamis sekaligus check jalur alternatif untuk kendaraan R2, R4, dan R6 dari arah Cirebon dapat melalui Kawali-Buniseuri-Pasir Angin-Dusun Landeuh-Desa Pusakasari; Muktisari. Sedangkan dari arah Ciamis dapat melalui Belokan simpang tiga Tugaran-Dusun Kadupandak-Desa Muktisari-Blok Pasir Angin- Pasar Buniseuri.
2. 💡 Pemasangan PJU Darurat di Jalur Gelap
Menyadari bahwa jalan alternatif cenderung minim penerangan, Dishub juga fokus pada Survei Pemasangan PJU (Penerangan Jalan Umum) Sementara. Sejumlah titik strategis, terutama di persimpangan dan tikungan berbahaya di sepanjang rute pengalihan..
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kecelakaan yang sering terjadi di malam hari, sekaligus meningkatkan rasa aman bagi pengguna jalan.
3. 🛑 Pemasangan Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan
Rambu Pendahulu Petunjuk Jurusan, yaitu rambu lalu lintas yang memberikan informasi kepada pengemudi mengenai arah dan tujuan yang akan dituju, seperti nama kota atau lokasi fasilitas. Rambu ini penting agar pengemudi dapat memilih jalur yang benar dan tidak tersesat.
Warga Diminta Bersabar dan Kooperatif
Dishub berharap masyarakat dapat bersabar selama proses perbaikan Jembatan Cikaleho yang diperkirakan memakan waktu lebih kurang 3 (tiga) hari. Warga diimbau untuk selalu waspada, mengurangi kecepatan saat melintasi jalur alternatif, dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan.
